PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA P5 TEMA STOP BULLYING

提供:天てれリンクイ号館
2024年6月22日 (土) 02:58時点におけるMoses19U3406 (トーク | 投稿記録)による版 (ページの作成:「PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) TEMA STOP BULLYING!<br><br>Berbeda bersama dengan pelaksanaan projek Penguatan Profil Pelajar pancasila (P5) kelas XI, Kelas X mengusung tema Bangunlah Jiwa dan Raganya yakni Stop Bullying!<br><br>Bullying kerap sekali terjadi di kurang lebih kita, apalagi sekolah merupakan tidak benar satu tempat berpotensi terjadinya aksi bullying atau yang disebut bersama dengan perundungan. Mengutip dari KBBI edisi ke 5,…」)
(差分) ← 古い版 | 最新版 (差分) | 新しい版 → (差分)
ナビゲーションに移動 検索に移動

PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) TEMA STOP BULLYING!

Berbeda bersama dengan pelaksanaan projek Penguatan Profil Pelajar pancasila (P5) kelas XI, Kelas X mengusung tema Bangunlah Jiwa dan Raganya yakni Stop Bullying!

Bullying kerap sekali terjadi di kurang lebih kita, apalagi sekolah merupakan tidak benar satu tempat berpotensi terjadinya aksi bullying atau yang disebut bersama dengan perundungan. Mengutip dari KBBI edisi ke 5, selfhackathon kata rundung memiliki arti mengganggu, mengusik terus-menerus dan menyusahkan. Saat ini banyak sekali kasus-kasus pembullyian terlebih di sekolah. Banyak sekali anak yang berhenti sekolah hanya sebab cemas dibully, bahkan ada yang hingga bunuh diri sebab tekanan yang kerap menganggu mentalnya.

Namun kala ini, pemerintah dan sektor pendidikan tengah gencar menggalakkan menampik aksi bullying di lingkungan sekolah. Melalui kurikulum merdeka pemerintah mewajibkan sekolah melakukan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bersama dengan beraneka tema didalamnya, salah satu wujud kepedulian SMK NEGERI 1 SINGOSARI untuk melepaskan perundungan adalah memasukkan unsur pendidikan perihal aksi perundungan kedalam proyek P5 bersama target menanamkan nilai nilai Pancasila kepada peserta didik.

Mengapa perihal tersebut wajib kita perhatikan? Seperti yang kita ketahui bahwa perundungan punya pengaruh yang luar biasa pada mental seseorang. Harapannya lewat proyek P5 ini siswa SMK Negeri 1 Singosari menjadi lebih peka dan melindungi sikap untuk membangun lingkungan positif supaya bullying mampu dicegah dan dihilangkan.

Pengerjaan proyek P5 ini terdiri di dalam beberapa tahapan yakni :

Sosialisasi

Pada bagian ini, siswa bakal meraih materi penjelasan teknis aktivitas P5 Bangunlah Jiwa dan Raganya kepada semua peserta didik kelas X dan dukungan materi oleh Fasilitator tentang Pencegahan Tindak Bullying diSekolah.

Membuat Poster Anti Perundungan

pada tahap ini , siswa dapat berdiskusi mengenai pembuatan poster pada mengisi isi berkenaan perundungan, siswa dibebaskan untuk menyampaikan inspirasi dan kreatifitas lewat karya tulis poster pada kertas A3 atau melalui aplikasi canva, corel draw atau photoshop. Selama pengerjaan siswa didampingi oleh guru untuk mengimbuhkan panduan dan koreksi terhadap hasil poster yang mereka kerjakan.

Presentasi Dan Pengerjaan Short Movie

Pada bagian ini siswa mengembangkan poster yang udah mereka membuat kedalam wujud drama, siswa bertanggung jawab di dalam bagian tugas untuk mengerjakan proyek film stop bullying. projek ini akan ditayangkan terhadap Puncak Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap tanggal 17 April 2023.


Bapak Dedy Kurniawan, M.Pd selaku ketua Projek P5 Tahun Pelajaran 2022/2023 meminta program ini bisa meminimalisir praktik-praktik perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Semoga melalui program P5 stop bullying ini menambahkan efek positif terhadap siswa SMK Negeri 1 Singosari.